Blora, RadarPos – Dinamika organisasi di tubuh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) JAYA Kabupaten Blora memasuki babak baru. Berdasarkan instruksi tegas dari jajaran pusat, tampuk kepemimpinan tertinggi di wilayah Blora resmi mengalami perombakan besar.
Langkah strategis ini diambil oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) GRIB JAYA Jawa Tengah sebagai tindak lanjut atas surat arahan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) GRIB JAYA. Surat keputusan tersebut ditandatangani langsung oleh sosok ikonik Ketua Umum, H. Hercules Rosario De Marshal, bersama Sekretaris Jenderal.
Dalam keputusan resmi tersebut, DPD GRIB JAYA Jawa Tengah secara definitif memberhentikan atau membekukan jabatan saudara Dwi Jatmiko dari posisi Ketua DPC GRIB JAYA Kabupaten Blora.
Guna menjaga stabilitas dan memastikan roda organisasi tetap berputar, DPD Jawa Tengah bergerak cepat dengan menunjuk saudara Priyoto sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPC GRIB JAYA Kabupaten Blora. Penunjukan ini berlaku hingga adanya keputusan definitif atau arahan lebih lanjut dari pimpinan pusat.
Kepala Bidang Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (Kabid OKK) DPC GRIB JAYA Blora, Jarod, mengonfirmasi kebenaran pergantian tersebut saat memberikan keterangan kepada awak media pada Jumat (17/4/2026).
”Hari ini saya mendampingi Bapak Priyoto untuk menjemput SK Pengangkatan Plt di Sekretariat DPD GRIB JAYA Jawa Tengah. SK ini menjadi dasar legalitas mutlak untuk memimpin dan melanjutkan agenda organisasi di Kabupaten Blora ke depan,” tegas Jarod.
Menyusul transisi ini, Jarod mengimbau dengan keras kepada seluruh anggota dan kader GRIB JAYA di seluruh pelosok Kabupaten Blora agar tetap solid dan menjaga loyalitas tinggi. Ia menekankan bahwa organisasi harus bergerak dalam Satu Komando di bawah kepemimpinan Priyoto.
Ada pun tiga poin krusial yang ditekankan oleh pengurus DPC pasca-pergantian ini adalah:
Satu Komando: Seluruh anggota wajib tunduk dan patuh pada garis instruksi Plt Ketua, Bapak Priyoto.
Waspada Klaim Sepihak: Anggota diminta waspada jika saudara Dwi Jatmiko masih mengatasnamakan diri sebagai Ketua DPC GRIB JAYA Blora. Jika ditemukan adanya klaim ilegal di wilayah hukum terkait, kader diminta segera melapor ke Sekretariat DPC.
Komitmen Visi: Menjaga marwah organisasi dengan semangat “Besar, Benar, Bermartabat, dan Cinta Damai”.
Pasca-penunjukan ini, Priyoto mengemban mandat untuk segera menyusun program kerja transisi. Fokus utamanya adalah memastikan keberlangsungan organisasi berjalan tanpa hambatan, sekaligus menjaga kondusivitas internal maupun eksternal di tengah masyarakat Blora.
Dengan semangat baru ini, GRIB JAYA Blora diharapkan mampu memperkuat perannya sebagai organisasi yang bermanfaat bagi masyarakat luas di bawah payung hukum dan AD/ART yang berlaku.
(Red)














Leave a Reply