Kades Muda Bangsri Jepon Blora, Dari Sirkuit Balap Menuju Simbol Regenerasi

Blora, radarpos.net – Alun-alun Blora pada Minggu (15/02/2026) berubah menjadi arena adu kecepatan yang memukau ribuan pasang mata. Di tengah raungan mesin dan aroma aspal, perhatian publik justru tertuju pada sosok Laga Kusuma, Kepala Desa Bangsri yang tampil sebagai penggerak utama di balik layar suksesnya tim balap Squad Noyo Gimbal.

​Fenomena Laga Kusuma menarik untuk dicermati. Di saat dinamika politik lokal mulai menghangat menjelang Musyawarah Cabang (Muscab) beberapa partai besar, pemimpin muda ini memilih pendekatan yang berbeda untuk menyentuh hati masyarakat: melalui olahraga dan pemberdayaan pemuda.

​Kiprah Laga Kusuma di dunia balap motor bukan sekadar hobi musiman. Rekam jejaknya tercatat gemilang di penghujung tahun 2025. Di bawah kepemimpinannya, tim Kades Muda CV APMJ KJM Kos Solebah ABK Racing Blora sukses menyapu bersih dua gelar Juara Umum total seri pada Kejurprov Casytha Manahadap 2025 di Sirkuit NP Alun-alun Karanganyar.

​Keberhasilan di level provinsi tersebut kini dibawa pulang ke “Bumi Mustika”. Dengan menghadirkan event di jantung kota Blora, Laga seolah ingin membagikan euforia kemenangan dan mentalitas juara secara langsung kepada warganya.

​Sebagai Kepala Desa Bangsri, Laga Kusuma menunjukkan kecerdikannya dalam strategi pemasaran daerah. Penggunaan nama “Squad Noyo Gimbal” dalam setiap ajang balapan adalah upaya terukur untuk melakukan branding terhadap destinasi wisata lokal di wilayahnya.

​Langkah ini dinilai sebagai upaya konkret dalam membangun Sport Tourism (wisata olahraga). Ia membuktikan bahwa promosi desa tidak harus selalu dilakukan di ruang rapat atau balai desa, melainkan bisa dilakukan secara masif di lintasan sirkuit yang digandrungi generasi muda.

​Aksi Laga Kusuma ini muncul di momen yang tepat, saat partai politik seperti PKB dan PDI Perjuangan mulai intens mendiskusikan pentingnya kaderisasi dan figur muda untuk masa depan Blora.

​Laga hadir sebagai figur alternatif yang segar. Tanpa harus terjebak dalam pusaran politik praktis yang kaku, ia menunjukkan kapasitas kepemimpinannya melalui peran sebagai manajer tim yang sukses, manajerial yang tanggap, serta kreativitas dalam mempromosikan potensi daerah.

​”Kehadiran tim balap ini bukan sekadar soal kecepatan, tapi soal membuktikan bahwa pemuda Blora mampu berkarya dan berprestasi jika dikelola dengan visi yang jelas,” ungkap salah satu pengamat sosial di lokasi.

​Hari ini, Alun-alun Blora menjadi saksi bahwa kecepatan di lintasan bisa berjalan selaras dengan progresivitas pembangunan. Laga Kusuma telah membangun citra sebagai pemimpin yang energik, visioner, dan mampu merangkul generasi Z serta milenial melalui bahasa yang mereka pahami: prestasi dan karya nyata.

​Selamat berpacu, Kades Muda!

(Tim redaksi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *